Bila Rose Memukul Kepala Jack
by
Dewa Cakrabuana
on Selasa, 22 Juni 2010
Saat Jack menggigil kedinginan di laut kutub utara dengan bibir biru, Rose tampak begitu sedih. Ia menangis, dalam hatinya memohon selalu, semoga orang yang ia sayangi selalu bersamanya. Selalu...
Saat Jack mulai diam mengeras, bibir membiru, dan perlahan-lahan tenggelam, entah bagaimana perasaan Rose. Bayangkan saja! Bayangkan wajah orang yang paling kita sayang, perlahan-lahan mati, tenggelam, dan semua terjadi live di depan mata kita... Hati anda akan berbisik, "saya tak ingin kehilangan dia... saya sayang dia, lebih dari saya sayang diri saya.. tolong"
Bisakah anda membayangkannya?
Tentu, tanpa ragu sedikitpun, hari itu akan senantiasa menghantui, sepanjang sisa hidup anda. Hari dimana anda kehilangan orang tersayang.
****
Namun, itu belum seberapa!
Bisa anda bayangkan, bagaimana wajah Rose, bila ternyata ia sendirilah yang memukul kepala Jack, hingga kekasihnya bisa mati begitu? Tak sengaja, khilaf, mengarahkan balok kayu ke kepala Jack, kekasihnya?
Rose akan menyesal, sangat menyesal...
Tapi saat itu kata maaf tak kan ada artinya.
Maaf, janji, penyesalan, bahkan airmata juga percuma saja.
Tak ada arti lagi...
Karena dialah penyebabnya, penyebab orang yang paling ia sayang terluka begini.
Dan itulah yang menyiksa. Tahu kalau kita melukai orang yang kita sayang, jauuh, jauuuh lebih sakit daripada kita melukai diri sendiri... Semua kata sudah tak berarti, sayang memang. Kita bisa saja tersenyum, tapi hanya akan menjadi penutup luka yang terbuka...
Memiliki orang yang disayang, sungguh rumit. Kita rela menyerahkan apa saja, termasuk menanggung semua sakit kalau bisa, yang penting bukan dia yang menderita, yang penting senyumnya kembali..
Seandainya ada mesin waktu... seandainya... tapi sayangnya tidak :)
Rose hanya akan diam, tapi diam
bukan karena acuh. Tak ada hal lain yang bisa dlakukan, selain diam. Kata-kata hanya akan menampah sakit Jack. Dalam hati, Rose selalu berkata menyebut, "maaf, tak kan ku ulangi, jangan pergi"... karena hanya itu yang bisa ia lakukan
bukan karena acuh. Tak ada hal lain yang bisa dlakukan, selain diam. Kata-kata hanya akan menampah sakit Jack. Dalam hati, Rose selalu berkata menyebut, "maaf, tak kan ku ulangi, jangan pergi"... karena hanya itu yang bisa ia lakukan
***
Untuk kalian, jagalah orang yang kalian sayang! Bukan fisiknya, bukan isi perutnya, tapi HATInya. Percayalah. Kalau tidak dijaga baik-baik, entah apa yang terjadi padanya, saya tidak akan tahu..
... tapi saya tahu bagaimana sakitnya kalian nanti :)
semoga semua bahagia


0 comments:
Posting Komentar